Pantauan detikcom, Senin (21/10/2019), kabut asap pekat menyelimuti beberapa titik Kota Pempek. Bahkan, udara terasa cukup gerah dan juga tercium bau bekas pembakaran.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan. Tercatat hotspot atau titik panas mencapai 276 titik 20 Oktober kemarin.
"Hotspot terbanyak ada di daerah Ogan Komering Ilir sebanyak 269. Selebihnya ada di Banyuasin 4 titik, OKU Timur 2 titik dan Musi Banyuasin 1 titik," ucap Kabid Pengendalian Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori.
Berdasarkan catatan itu arah mata angin dari daerah Ogan Komerng Ilir menuju ke Palembang. Hal ini diprediksi akan dapat menyebabkan kabut asap seperti yang terjadi sore ini.
Sementara berdasarkan data yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumatera Selatan tercatat udara sore ini berstatus 'Tidak Sehat' dimana nilai ISPU tercatat berada di angka 147.
"Laporan ISPU 21 Oktober nilainya 147, Tidak Sehat," tegas Kepala Dinas DLHP, Edward Candra.
Melihat kondisi Palembang diselimuti kabut asap, beberapa pengendara menggunakan masker. Bahkan mereka menggunakan masker sejak beberapa bulan terakhir karena kabut asap.
Simak juga video "Waspada! Kualitas Udara di Palembang Malam Ini Sangat Tidak Sehat" :
(ras/gbr)











































