detikNews
2019/10/21 17:27:48 WIB

Polisi Sebut Ada Grand Design dari Abdul Basith cs untuk Gagalkan Pelantikan

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polisi Sebut Ada Grand Design dari Abdul Basith cs untuk Gagalkan Pelantikan Foto: Samsuduha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya menyebut ada sejumlah kelompok yang berencana menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden yang digelar pada Minggu (20/10). Polisi menyebut adanya sebuah desain besar yang dilakukan Abdul Basith cs dalam upaya penggagalan pelantikan tersebut.

"Jadi ini berawal dari--saya sampaikan grand design besar--yang intinya untuk menggagalkan pelantikan presiden Indonesia, 20 Oktober," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Upaya menggagalkan pelantikan presiden ini dilakukan oleh sekelompok tersangka. Para tersangka melakukan pemufakatan jahat untuk menggagalkan pelantikan hingga membuat sejumlah bahan peledak untuk membuat kekacauan pada hari H pelantikan, 20 Oktober kemarin.

"Yang pertama, berkaitan dengan Ir AB (Abdul Basith, red) dengan permufakatan jahatnya dengan beberapa pertemuan dia bisa merekrut tersangka Laode S yang diperintahkan untuk membuat bom rakitan dengan spinnel paku yang high explosive yang bisa lukai orang lain dengan radius 30 meter," jelas Argo.

Tersangka Abdul Basith cs telah berhasil membuat 29 bom ikan dalam upaya tersebut.

"Ini ada 29 yang sudah dibuat kemarin, ini grand design yang besar dibuat di situ. Sehingga nanti kegiatan-kegiatan pemuatan bom dengan spinnel paku, ini dia bisa melukai orang lain," papar Argo.




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com