"(Tito jadi menteri?) saya kira jawabnya singkat, kita menunggu kabar selanjutnya, sebagaimana pihak istana menginfokan Rabu (23/20) dilakukan pelantikan (kabinet)," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019).
Ketika ditanya tentang status Tito di Polri jika benar diangkat menjadi menteri, Asep menuturkan Polri akan menganalisis setelah ada kepastian. "Setelah itu (mendapat kepastian), kita baru bisa menganalisis langkah selanjutnya," tutur Asep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah (pelantikan) berjalan aman, tertib, dan lancar. Polri mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI dan komponen bangsa yang telah menjaga situasi ini berjalan baik. Sebagai bangsa dengan kepemimpinan nasional yang baru, kita mempunyai harapan baru, yang membawa Indonesia lebih baik," ujar Asep.
Sebelumnya, Tito hadir di tengah tokoh-tokoh yang dipanggil untuk menjadi menteri oleh Jokowi. Tito memperkirakan Jokowi memanggilnya untuk membahas perihal keamanan.
"Saya belum tahu. Saya dipanggil saya pikir berkaitan dengan keamanan," ujar Tito ketika ditanya kemungkinan dia menjadi menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Tito datang dengan mengenakan seragam Polri lengkap dengan sejumlah jajarannya. Tito juga menjawab diplomatis saat ditanya apakan diminta untuk menjadi Kapolri kembali.
"Nanti lihat saja setelah ini," ucapnya.
Halaman 2 dari 2











































