detikNews
2019/10/21 16:54:18 WIB

Sofyan Basir Baca Pleidoi: KPK Terlalu Nafsu Jadikan Saya Tersangka

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sofyan Basir Baca Pleidoi: KPK Terlalu Nafsu Jadikan Saya Tersangka Mantan Dirut PLN Sofyan Basir (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Sofyan Basir membela diri. Mantan Direktur Utama PT PLN itu menilai KPK salah telah menjeratnya sebagai tersangka.

"Terlihat sekali KPK terlalu bernafsu untuk men-tersangka-kan saya sehingga telah mengesampingkan catatan kinerja yang saya miliki selama 40 tahun," ucap Sofyan membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

Dari 40 tahun berkarier, Sofyan menyebut setengah periodenya berada di BUMN. Sofyan pun menyebut dirinya sendiri sebagai sosok yang integritasnya tidak perlu dipertanyakan.



"Saya telah bekerja selama 20 tahun sebagai direktur utama BUMN yang tentunya telah mempunyai track record jelas dan dengan integritas yang tidak diragukan lagi," imbuh Sofyan.

Sofyan turut menuding KPK memanfaatkan sorotan media dengan menjeratnya. Sofyan pun merasa dianiaya KPK.

"Selain itu kami benar-benar menjadi bulan-bulanan pemberitaan sepihak yang diekspos oleh humas KPK baik melalui media cetak atau elektronik. Kami benar-benar telah disudutkan, dianiaya, direndahkan harkat martabatnya. KPK benar-benar mencari popularitas di mata masyarakat dengan 'nama besar' daripada kasus besar, hal ini tidak dilakukan kepada Eni Maulani Saragih dan Johanes Budisutrisno Kotjo karena mereka tidak mempunyai nilai news," kata Sofyan.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com