Ledakan I Hancurkan Atap Rumah, Ledakan II Rubuhkan Pagar
Kamis, 10 Nov 2005 06:22 WIB
Jakarta - Drama penyergapan pihak kepolisian terhadap sarang Dr Azahari ternyata terekam jelas dalam pikiran salah seorang saksi. Setelah beberapa menit penyergapan itu dilakukan kepolisian, sempat itu terdengar 2 kali ledakan yang cukup keras."Pada ledakan yang pertama sempat meregangkan atap rumah tersebut. Dan pada ledakan kedua merubuhkan pagar rumah," ungkap salah seorang saksi, Siswanto saat dihubungi detikcom, Kamis (11/10/2005).Menurut Siswanto, yang tinggal hanya berselang 10 rumah dari lokasi kejadian tersebut, dirinya langsung menuju lokasi kejadian di Jl Flamboyan Raya blok A1 No 7 Perumahan Flamboyan Indah, Batu, Malang tersebut. Rumah bercat putih dan menghadap ke arah Timur tersebut dijadikan markas oleh buronan nomor satu Polri, Dr Azahari."Pada saat itu ada baku tembak antara pihak kepolisian yang berbaju hitam dan Brimob dengan orang yang berada di dalam rumah. Dan sepertinya senjata yang digunakan oleh orang di dalam rumah adalah senjata otomatis," tutur Siswanto yang juga merupakan anggota Satpol PP Kota Batu, Malang itu.Menurut Siswanto, setelah terjadi ledakan yang kedua, yang ledakannya lebih rendah dibanding ledakan pertama itu, baku tembak tiba-tiba berhenti. "Setelah itu polisi datang lebih banyak lagi," ujar Siswanto yang mengaku berdiri sekitar 40 meter dari lokasi kejadian.Siswanto menjelaskan, Perumahan Flamboyan Indah tersebut biasanya hanya digunakan sebagai tempat peristirahatan saja oleh pemiliknya. "Kanan-kiri rumah tersebut pun saat ini kosong tidak berpenghuni," jelasnya.
(ary/)











































