Mayat Azahari Cs Berkeping-keping, Rumah Hancur

Mayat Azahari Cs Berkeping-keping, Rumah Hancur

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2005 22:49 WIB
Jakarta - Bagaimana kondisi Azahari dan kelompoknya setelah penyergapan usai? Sejumlah mayat tergeletak di dalam rumah. Kondisi mayat hancur berkeping-keping. Sementara rumah yang menjadi tempat persembunyian Azahari porak-poranda. Kesaksian ini disampaikan anggota Komisi I DPR RI Djoko Susilo saat dihubungi detikcom, Rabu (09/11/2005) pukul 22.10 WIB. Djoko bersama anggota Komisi I DPR lainnya, Effendie Chorie baru saja mengunjungi lokasi dan mendapat penjelasan dari Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Djoko mengaku telah meninjau lokasi bersama Kapolri dari depan rumah yang telah disewa Azahari tiga bulan itu. Belum ada satu pun orang yang diperbolehkan masuk ke dalam rumah yang berada di Jl. Flamboyan Raya, Kota Batu, yang telah porak-poranda itu. "Kapolri juga tidak masuk ke dalam rumah itu. Jadi, kita melihat dari depan rumah. Dikhawatirkan, di dalam rumah banyak jebakan bom," kata Djoko. Menurut Djoko, berdasarkan penjelasan Kapolri, bisa dipastikan Azahari tewas, 99,99 persen. Memang, petugas Polri belum melihat jenazah Azahari. "Dan saya kira juga susah dilihat. Sebab, mayat-mayat yang tampak tergeletak hancur berkeping-keping. Bayangkan saja, ada 11 bom yang meledak di tempat itu," ungkap dia. Meski tidak melihat jenazah Azahari, namun kata Djoko, polisi yakin bahwa Azahari ikut tewas. Sebab, sebelum penyergapan, polisi telah memastikan bahwa Azahari memang berada di rumah itu. Dan saat bom meledak, Azahari pun ikut tewas. Djoko juga menceritakan, bahwa penyergapan rumah Azahari ini terkait dengan penyergapan Noordin Moh Top di Semarang yang dilakukan hari ini juga. Namun, Noordin berhasil kabur. Tapi, salah seorang anak buah Noordin tertangkap. Dari 'kicauan' anak buah Noordin inilah, persembunyian Azahari diketahui. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads