Komisi I DPR Juga Datangi Lokasi Penyergapan Azahari
Rabu, 09 Nov 2005 21:50 WIB
Jakarta -
Indikasi bahwa Azahari tewas dalam penyergapan di sebuah rumah di Perumahan Flamboyan Indah, Kota Batu, Malang makin kuat. Kapolri Jenderal Sutanto dan pejabat teras TNI dan Polri lainnya meninjau lokasi. Begitu juga dengan Komisi I DPR. Dua anggota Komisi I DPR yang ikut memantau hasil penyergapan polisi ini adalah Effendy Choirie dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) dan Djoko Susilo dari Fraksi PAN. Saat dihubungi detikcom, Djoko dan Effendie masih bertemu Kapolri. Kedua anggota Komisi I DPR ini datang ke lokasi penyergapan 1 jam yang lalu. Effendie mengaku sudah melihat dari dekat lokasi penyergapan. Namun, saat ditanya apakah Azahari ikut tewas, Effendie tidak membantah. "Mm..ya..ya, saya sudah di lokasi. Tapi, saya gak boleh bicara," kata Effendie. Sementara Djoko juga belum mau berkomentar banyak. "Saya sedang bersama Kapolri. Telepon saya sepuluh menit lagi," ungkap Djoko saat dihubungi detikcom pukul 21.30 WIB, Rabu (9/11/2005). Hingga saat ini, tewasnya Azahari masih simpang siur. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo belum bisa memastikan bahwa Azahari tewas. Memang, ada tiga orang yang tewas terkapar di dalam rumah. Namun, polisi belum berani masuk ke dalam rumah itu untuk melakukan identifikasi, karena diduga masih ada banyak bom.Aryanto memastikan bahwa rumah tersebut dikontrak Azahari dan kelompoknya sejak tiga bulan lalu. Dalam penyergapan pada Rabu sore, Azahari dan kelompoknya melakukan perlawanan sengit dengan memberi tembakan ke arah polisi dan melemparkan 11 bom.
(asy/)










































