Listrik Padam, Aparat Ditambah

Penyergapan Azahari di Batu

Listrik Padam, Aparat Ditambah

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2005 19:21 WIB
Batu - Situasi di perumahan Flamboyan Indah, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, masih mencekam. Kini, situasi di perumahan itu gelap gulita. Isu yang beredar, ada sejumlah tersangka pelaku terorisme yang tewas akibat penyergapan polisi, termasuk Azahari. Hingga pukul 18.50 WIB, Rabu (9/11/2005), aparat kepolisian yang dikerahkan ke perumahan yang terletak di Jl. Flamboyan Raya itu terus bertambah. Di salah satu rumah di perumahan inilah Azahari dan kawan-kawannya diduga bersembunyi. Tepatnya di rumah blok L 9. Terakhir, pasukan yang datang ke lokasi adalah 20 anggota Polresta Malang dan 5 anggota Brimob. Para anggota Brimob ini datang dengan mobil penjinak bom. Mereka langsung masuk ke perumahan ini. Saat ini, listrik di lokasi sengaja dipadamkan. Kondisinya gelap gulita. Polisi masih berjaga-jaga dengan ketat di gerbang perumahan. Ratusan warga juga masih berada di gerbang perumahan untuk menyaksikan apa yang terjadi. Sementara itu, saat ini sudah ada dua mobil ambulans yang disiagakan di lokasi. Diduga, mobil-mobil ambulans ini digunakan untuk mengevakuasi Azahari dan kawan-kawannya yang tewas di perumahan itu. Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di lokasi. Hingga saat ini, belum ada evakuasi para korban. Semua pintu masuk dan keluar perumahan juga masih ditutup polisi. Belum ada pejabat Polri yang memberikan pernyataan penyergapan ini. Kepastian tewasnya Azahari juga masih simpang siur. Namun, di lokasi, isu bahwa Azahari tewas memang sudah tersebar. (asy/)


Berita Terkait