detikNews
2019/10/20 12:15:05 WIB

Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Drone Deteksi Sniper Penyusup

Audrey Santoso - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Drone Deteksi Sniper Penyusup Foto Ilustrasi Drone (Photo by Diana Măceşanu on Unsplash).
Jakarta - TNI menyiagakan robot pengawas udara tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) di seluruh langit Jakarta di hari pelantikan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Ma'ruf Amin. Pesawat UAV yang memiliki kemampuan menyorot dengan infrared ini dimaksudkan untuk menyisir area atas objek atau gedung.

"Untuk drone, mandala operasinya se-Jakarta, ya, semua. (Drone UAV) kami terbangkan karena ada infrared-nya," terang Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di lapangan Graha Jala Puspita, Jl RE Martadinata, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (20/10/2019).

"Sehingga kalau ada sniper di atas gedung yang bukan kami tempatkan, bukan anggota kami di sana, kami curigai walaupun itu bukan sniper, tapi kalau ada metal lalu ada orangnya, itu kami curigai," lanjut dia.


Selain drone, TNI menyiagakan helikopter hingga pesawat dalam pengamanan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Hadi kemudian menjelaskan cara pengawasan dari helikopter, di mana akan mengerucut ke titik-titik kritis di sekitar gedung DPR/MPR, seperti wilayah Pejompongan dan Petamburan.

"Kemudian helikopter itu (dioperasikan) khusus di wilayah-wilayah yang kami curigai, jadi tidak begitu luas. Jadi kalau di atas gedung DPR/MPR ada pesawat, itu sedang surveilans di sana," ucapnya.

Ketika awak pesawat Boeing melaporkan adanya ancaman di wilayah tersebut, anggota yang mengawasi dari helikopter bertugas memastikan laporan tersebut.

"Boeing langsung dari ketinggian 16 ribu 'tembak' setiap pos-pos yang disebutkan tadi, misalnya Pejompongan, Petamburan, kemudian diyakinkan oleh heli," tutur Hadi.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com