Menag Tegaskan Tidak Ada Konflik Agama di Poso

Menag Tegaskan Tidak Ada Konflik Agama di Poso

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2005 16:17 WIB
Jakarta - Kasus pemenggalan dan penembakan para pelajar kembali memanaskan situasi Poso. Namun pemerintah menegaskan tidak ada konflik agama di kabupaten yang terletak di Sulawesi Tengah itu."Saya tegaskan ini bukan konflik agama. Pelakunya adalah kelompok yang tidak menginginkan kedamaian di Poso," ujar Menteri Agama (Menag) M Maftuh Basyuni kepada detikcom di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2005).Menurut Maftuh, sejak peristiwa pemenggalan 3 siswi SMU Gereja Kristen Poso di bulan puasa dan penembakan 2 siswi SMKN I Poso pasca-Lebaran, masyarakat Muslim dan Kristen menyadari sepenuhnya, telah terjadi upaya adu domba."Peristiwa penembakan terhadap pelajar Islam dan Kristen, malah justru membuktikan, pelakunya bukanlah kelompok Islam dan Kristen," tegas mantan Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman ini.Maftuh melanjutkan, masyarakat di Poso telah memiliki aliansi lintas agama. Aliansi ini bertujuan untuk menghindari provokasi yang dihembuskan dari pihak mana pun.Untuk itu, departemen pimpinannya telah berencana untuk menyewa tempat bagi sekretariat bersama. Nantinya, sekretariat bersama ini akan dikembangkan menjadi forum komunikasi yang melibatkan Depag, masyarakat Islam dan Kristen.Selain itu, Maftuh mengimbau kepada semua orang di luar Poso, termasuk media massa, untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap kejadian yang terjadi di Poso."Masyarakat Poso itu, baik yang Islam dan Kristen secara bersama-sama mampu mengatasi upaya provokasi yang ditujukan terhadap mereka," ungkap alumnus Pondok Pesantren Modern Gontor, Jawa Timur ini. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads