Gubernur Edy: Siapa Pun yang Panggil ASN Sumut Harus Seizin Gubernur

Gubernur Edy: Siapa Pun yang Panggil ASN Sumut Harus Seizin Gubernur

Khairul Ikhwan Damanik - detikNews
Sabtu, 19 Okt 2019 13:31 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Foto: Khairul Ikhwan/detikcom)
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Foto: Khairul Ikhwan/detikcom)
Medan - Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Sumatera Utara (Sumut) untuk mendapat izin sebelum memenuhi panggilan penyidik. Edy mengatakan hal itu berlaku kepada siapapun penyidik yang memanggil.

Ketentuan yang diatur dalam surat edaran (SE) yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut R Sabrina itu dinilai sudah pas. Sebab, orang tuanya para ASN adalah Sekda.

"Yang tertuang ASN itu, adalah Sekda. Saya adalah gubernur, pejabat politik yang dipilih oleh rakyat Sumatera Utara. Kalau ASN ada yang memanggil, siapa pun yang memanggil, harus izin sama gubernur. Kan bapaknya gubernur," kata Edy kepada wartawan seusai kegiatan wisuda salah satu perguruan tinggi di Medan, Sabtu (19/10/2019).


Jadi, kata Edy, ketentuan ini berlaku untuk siapa pun yang memanggil. Maka ASN yang dipanggil itu harus seizin gubernur sebelum bertemu yang memanggil.

"Dipanggil polisi, ya harus izin, (ASN) yang dipanggil ini. Namanya orang tua, kalau anaknya tidak izin, nanti tak direstui sama orang tua. Inilah orang tua," kata Edy.

Selanjutnya
Halaman
1 2