Wacana Legalisasi Becak di Jakarta Masih Terbentur Regulasi

Wacana Legalisasi Becak di Jakarta Masih Terbentur Regulasi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 18 Okt 2019 20:26 WIB
Becak di Jakarta. (Foto: Pradita Utama)
Becak di Jakarta. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta masih belum bisa melegalkan becak beroperasi di Jakarta. Sebab, legalisasi becak masih terbentur Peraturan Daerah (Perda) DKI nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Untuk becak Masih berpedoman pada perda nomor 8 terkait ketertiban umum. Jadi artinya, di sana masih ada larangan untuk operasional becak di Jakarta. Dalam salah satu pasalnya menyebutkan becak dan atau sejenisnya," ucap Kadishub DKI Syafrin Liputo, dalam jumpa pers dengan tema 'Kolaborasi Pengembangan Transportasi Terkini Yang Terintegrasi', di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).



Syafrin menilai, peraturan tersebut harus direvisi terlebih dahulu. Sehingga, belum banyak hal yang bisa dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Nah oleh sebab itu, upaya kami untuk merevitalisasi becak yang saat ini masih beroperasi masih menunggu adanya perubahan regulasi tadi," ucap Syafrin.

Meski belum legal secara hukum, becak masih bisa ditemukan di beberapa lokasi. Mereka masih mengangkut penumpang seperti alat transportasi lainnya.

"Suka tidak suka memang masih ada becak yang beroperasi. Yang dilakukan Dinas Perhubungan adalah melakukan pendataan dan pembinaan. Jadi ini yang kami lakukan," ujar Syafrin.



Ganjalan aturan juga membuat becak listrik dari politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais tak bisa dikembangkan. Becak milik anak dari Amien Rais itu masih terparkir di sudut dekat gerai di Balai Kota.

"Kemudian, untuk becak listrik, memang ada penawaran dari inovatornya ini dari Jogja ternyata beliau itu mencoba tapi karena kita masih regulasinya tidak memperbolehkan maka belum bisa kita akomodir," kata Syafrin.

Selanjutnya
Halaman
1 2