Mahasiswa Unismuh Makassar yang tergabung Gerakan Mahasiswa Sospol (GMS) Unismuh Makassar menggelar mimbar bebas di depan kampusnya, Jalan Sultan Alauddin, dengan berorasi di tengah jalan dan membakar ban bekas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di Jalan Sultan Alauddin, kemacetan juga terjadi di Jalan Talasalapang menuju Minasa Upa. Dalam aksi unjuk rasa ini, tidak nampak petugas kepolisian yang menggunakan seragam.
Sementara itu, Korlap aksi demo GMS Unismuh, Imam Anugrah Caesar, mengatakan aksi mereka untuk menuntut ketegasan Presiden Joko Widodo untuk menindak Kapolri sebagai bawahannya, karena tidak becus dalam penanganan aksi unjuk rasa yang menewaskan sejumlah aktivis di berbagai kota di Indonesia.
"Kami meminta pemerintah segera menuntaskan kematian 5 orang aktivis yang gugur dalam aksi unjuk rasa yang ditangani secara represif oleh aparat kepolisian, Kapolri harus bertanggung jawab dan harus dicopot," tutur Imam.
Selain menuntut pencopotan Kapolri, mahasiswa Unismuh juga meminta Presiden Jokowi segera menuntaskan konflik yang terjadi di Papua. Dan yang terakhir, mahasiswa Unismuh juga menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan menolak segala Rancangan Undang-Undang yang tidak pro-rakyat.
Halaman 2 dari 2











































