Wisuda Tiba-tiba Dibatalkan Kampus, Siti Padahal Sudah Sempat Ikut Gladi Resik

Wisuda Tiba-tiba Dibatalkan Kampus, Siti Padahal Sudah Sempat Ikut Gladi Resik

Wilda H Nufus - detikNews
Jumat, 18 Okt 2019 16:56 WIB
Siti didampingi LBH Keadilan yang batal diwisuda akhirnya diberi ijazah (wilda/detikcom)
Siti didampingi LBH Keadilan yang batal diwisuda akhirnya diberi ijazah (wilda/detikcom)
Tangerang Selatan - Wisuda mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) IMC, Bintaro, Tangerang Selatan, Siti Nurkhairani mendadak dibatalkan sepihak oleh kampus. Padahal Siti telah mendapatkan undangan hingga toga. Tidak hanya itu, Siti juga sudah ikut gladi resik hingga beli batik buat orang tuanya.

"Saya menerima toga dan sudah menerima undangan dan saya sudah mengikuti gladi resik tanggal 9 Oktober. Tanggal 10 ditelepon untuk membawa toga dan undangan ke kampus," kata Siti dalam pertemuan dengan pihak kampus di gedung STIKET IMC, Jalan Jombang, Tangerang Selatan, Jumat (18/10/2019).

Sesampainya di kampus, panitia wisuda meminta toga dan undangan dikembalikan. Alasannya pihak pemberi wisuda belum memberikan konfirmasi kepada kampus. Akhirnya, wisuda yang sejatinya diikuti Siti pada 12 Oktober 2019 tidak bisa dihadirinya.

"Yang saya pikirkan orang tua saya sakit hati. Sudah beli baju, Subuh-subuh beli baju ke tanah abang demi wisuda. Orang tua semua kita belin baju. Kita akan sewa hotel (untuk menghadiri wisuda). Tapi perlakuannya seperti ini," ujar suami Siti, Supriadi.

Pertemuan itu dihadiri oleh pihak Pemkot Tangsel, Wakil Ketua Bidang Akademik STIKES IMC, Royani, Wakil Ketua II bidang Nonakademik STIKES IMC,Daelami Ahmad, LBH Keadilan dan dihadiri puluhan mahasiswa STIKES IMC.

"Saya ucapkan termakasih karena diadakannya pertemuan ini walaupun sedikit terlambat. Di sini sebenarnya kami sangat menyesalkan kenapa kejadian ini terjadi. Perlu ditegaskan, dalam kasus ini, yayasan pemberi beasiswa tidak pernah ada niat untuk membatalakn ijasah Siti," kata Royani.

Pertemuan berlangsung haru. Masing-masing pihak memberikan penjelasan soal masalah tersebut. Akhirnya, kampus menyerahkan ijazah kepada Royani.

"Maaf sekali, kemarin kami tunda wisuda. Kalau mau tahun depan nggak papa. Nggak masalah. Kami tidak mempersoalkan wisuda. Wisuda hanya prosesi, yang penting yudisium," ujar Daelami.

Mendapat pertanyaan itu, suami Siti, Supriyadi tidak terima dan langsung menyela.

"Mungkin di pikran bapak itu enteng, kami itu sudah dikabarkan jauh-jau hari, bahwa istri akan diwisuda. Dan sudah mendapatkan undangan dan toga. dan yang paling sakit hati, istri sudah melakukan gladi resik. Cukup lah istri saya dan saya yang mengalami," ujar Supriyadi.


Simak juga video "Kaesang Wisuda, Netizen Minta Giveaway Sang Pisang" :

[Gambas:Video 20detik]

(asp/rvk)