Cerita Kapolri Dibela Wapres JK saat Tangani Konflik Poso

Cerita Kapolri Dibela Wapres JK saat Tangani Konflik Poso

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 18 Okt 2019 11:53 WIB
Foto Kapolri dan JK di acara Tradisi Pengantar Purna Tugas JK  : Ari Saputra/detikcom
Foto Kapolri dan JK di acara Tradisi Pengantar Purna Tugas JK : Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku pernah dibela Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat menangani konflik sosial di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang riskan dituding melanggar hak asasi manusia (HAM). Tito menuturkan saat konflik pecah, kontak senjata terjadi sekitar kurang lebih 1,5 tahun di wilayah Tanah Runtuh dan sebanyak 16 orang tewas.

"Saat saya dan Pak Idham (Kabareskrim Komjen Idham Azis) menangani konflik Poso, terjadi kontak senjata hampir lebih kurang 1,5 tahun yang berpusat di Tanah Runtuh. Saat itu 16 orang tertembak, tentu akan jadi isu pelanggaran HAM dan rata-rata para petinggi menyalahkan" kata Tito saat memberi sambutan dalam acara Tradisi Pengantar Purna Tugas Wakil Presiden di STIK-PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

Ketika itu Tito berkesempatan melaporkan kejadian di Poso kepada Jusuf Kalla yang menjabat sebagai Menko Kesra. Tak seperti pejabat lainnya, Jusuf Kalla justru memberikan pembelaan.

"Ketika menghadap Bapak (JK), pertanyaan Bapak hanya singkat saja, 'Apakah yang meninggal dunia itu membawa senjata?'. (Tito menjawab) 'ya', kami bisa buktikan bawa senjata, kami menyita 300 senjata dan 40 ribu butir peluru'," ucap Tito menggambarkan percakapannya dengan JK saat itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3