detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 11:37 WIB

KPK Panggil Dirut PT Inti Tersangka Kasus Suap Antar-BUMN

Ibnu Hariyanto - detikNews
KPK Panggil Dirut PT Inti Tersangka Kasus Suap Antar-BUMN Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Foto: dok detikcom)
Jakarta - KPK memanggil Direktur PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) Darman Mappanggara terkait kasus dugaan suap antar-BUMN. Darman dipanggil sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai tersangka," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (18/10/2019).

Dalam kasus ini, Darman sebagai tersangka karena diduga bersama Taswin memberi suap kepada eks Direktur Keuangan PT AP II Andra Y Agussalam untuk 'mengawal' agar proyek BHS bisa dikerjakan oleh PT Inti. Darman pun dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Sebelum menetapkan Darman, KPK sudah menetapkan dua tersangka yakni Andra Taswin Nur, yang diduga tangan kanan pejabat PT Inti. Kedua dijerat setelah KPK melakukan OTT pada Rabu (31/7).

Andra diduga menerima suap dari Taswin Nur terkait proyek pengadaan baggage handling system (BHS) atau sistem penanganan bagasi di 6 bandara yang dikelola PT AP II. Uang SGD 96.700 diduga sebagai imbalan atas tindakan Andra 'mengawal' agar proyek BHS dikerjakan PT INTI.

Proyek itu nantinya dioperasikan anak usaha PT AP II, yaitu PT Angkasa Pura Propertindo (APP). Nilai proyek tersebut kurang-lebih Rp 86 miliar.




Tonton video KPK Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Proyek di Bandara:

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com