Stasiun Senen Kekurangan Armada

Stasiun Senen Kekurangan Armada

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2005 12:39 WIB
Jakarta - Stasiun Senen kekurangan kereta api (KA) kelas ekonomi. Stasiun spesial kelas menengah ke bawah ini hanya memiliki 8 KA kelas ekonomi."Kami merasa armada di Stasiun Senen masih kurang," kata Kepala Stasiun Senen Sutarto di ruang kerjanya, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2005).Kini Stasiun Senen memiliki 17 armada. Rinciannya, 9 KA kelas bisnis dan 8 KA kelas ekonomi. Karena itulah Sutarto mengaku merasa kekurangan armada.Kekurangan armada ini, lanjut Sutarto, secara keseluruhan disebabkan karena meningkatnya pengguna KA kelas ekonomi, yakni naik sekitar 20 persen. Hal ini dibarengi dengan penurunan pengguna KA kelas bisnis, yaitu menurun sekitar 5-7 persen."Mudah-mudahan pemerintah menaruh perhatian pada PT KA, terutama dengan menambahkan KA ekonomi di Stasiun Senen," pinta Sutarto.Sutarto beralasan, penambahan KA kelas ekonomi merupakan syarat praktis dalam peningkatan pelayanan secara massal. Selain itu, penggunaan KA secara umum lebih banyak diminati, karena bebas hambatan dan bebas polusi."Jadi kami sangat mengharapkan pemerintah dapat menambah kebutuhan kami untuk meningkatkan pelayanan dengan baik," harap Sutarto.Biasanya, tutur Sutarto, tiap tahun pemerintah hanya menambah satu rangkaian KA kelas ekonomi Kertajaya. Tapi itu pun masih dianggap sangat kurang. "Sebaiknya untuk tahun-tahun mendatang juga ditambahkan KA kelas ekonomi Progo jurusan Yogyakarta dan KA Tawangjaya, jurusan Semarang," papar Sutarto.Jumlah PenumpangSutarto juga menambahkan, sejak H-10 hingga H+4, sudah ada 193.386 penumpang yang beli karcis dan naik dari Stasiun Senen. Artinya, terjadi kenaikan jumlah pengguna Stasiun Senen dibanding tahun 2004, yang berjumlah 180.298 orang. Angka ini setara dengan kenaikan sekitar 108 persen.Sedangkan untuk puncak arus balik terjadi pada tanggal 7 November lalu atau H+3, dengan jumlah penumpang 18.505 orang. Selain itu, sejak tanggal 5 hingga 8 November 2005, jumlah penumpang arus balik yang turun melalui Stasiun Senen sebanyak 52.026 orang.Pada tahun 2004, puncak arus balik di Stasiun Senen terjadi pada H+2, dengan jumlah penumpang sekitar 15 ribu orang."Jadi tidak semua penumpang turun di Stasiun Senen. Penumpang yang turun di sini hanya 60 persen. Sebab, 40 persen penumpang lainnya sudah turun di Stasiun Bekasi dan Jatinegara," jelas Sutarto. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads