detikNews
Kamis 17 Oktober 2019, 19:45 WIB

Walkot Semarang Tawarkan Eks Taman Bermain Wonderia ke Investor

Akfa Nasrulhak - detikNews
Walkot Semarang Tawarkan Eks Taman Bermain Wonderia ke Investor Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan kondisi perekonomian di Kota Semarang terus berkembang yang tak lepas dari upaya pemerintah bersama para pengusaha dalam membangun kota. Meski demikian, Hendi menilai masih ada beberapa aset pemerintah yang belum bisa dimaksimalkan, salah satunya bekas lahan taman bermain Wonderia.

"Hari ini Kota Semarang sedang ada dalam tren positif dengan berbagai pencapaian, namun kami masih ada beberapa pekerjaan rumah untuk memaksimalkan sejumlah aset Pemerintah Kota Semarang, salah satunya eks Wonderia," ujar Hendi, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10/2019).

Pada kegiatan Semarang Business Forum (Sembiz) ke-13 di Ballroom Patra Hotel and Convention Kota Semarang itu, Hendi berharap ada investor yang tertarik mengelola aset yang ada di tengah Kota Semarang tersebut. Adapun Wonderia merupakan sebuah Theme Park yang diresmikan pada tahun 2007. Dengan lokasi strategis pada jantung Ibu Kota Jawa Tengah, Wonderia sempat menjadi destinasi wisata unggulan Kota Semarang.


Namun eksistensi Wonderia tidak bertahan lama. Terkendala berbagai permasalahan dalam pengelolaan, Wonderia kemudian tak maksimal beroperasi selang beberapa waktu setelah pembukaannya. Kondisi taman bermain yang ada di aset milik Pemerintah Kota Semarang seluas 9 hektare itu pun kemudian terkesan mangkrak. Pemerintah Kota Semarang lantas mengambil keputusan untuk menghentikan kontrak pengelola Wonderia untuk aset di Jalan Sriwijaya Nomor 29 itu pada 2017.

Di hadapan para investor yang hadir dalam kegiatan Sembiz 2019, Hendi menegaskan eks Wonderia menjadi salah satu aset yang paling berpotensi untuk dikelola. Hal ini karena Kota Semarang sedang dalam ada komitmen yang tinggi untuk mendukung sektor pariwisata. Untuk itu Hendi berharap pemerintah dan pengusaha dapat saling mendukung dalam mengembangkan Kota Semarang.

"Saya mempersilakan kepada yang hadir di sini untuk berinvestasi apa saja, Semarang sangat membutuhkan kontribusi sedulur-sedulur pengusaha dalam pengembangan kota," tegasnya.


Selain eks Wonderia, Hendi juga menawarkan sejumlah paket kerja sama untuk pada investor berinvestasi di Kota Semarang. Sejumlah kerja sama yang ditawarkan tersebut antara lain pengelolaan LRT, Semarang Expo Center, Simpang Lima Underground, Tinjomoyo, Goa Kreo, Taman Lele, Mangkang Zoo, dan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL). Adapun terkhusus project PSEL dengan kapasitas 15-22 Megawatt sempat disinggung Hendi menjadi yang paling diminati saat ini.

"Dari semua itu hari ini banyak yang bertemu saya menyatakan minat untuk PSEL. Saya bilang monggo saja diikuti prosesnya karena ini lelang investasi KPBU," ungkap Hendi.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Ratna Kawuri yang hadir sebagai undangan dalam kesempatan tersebut mengamini terkait peranan penting para pengusaha melalui penanaman. Menurutnya investasi yang masuk dapat berdampak luas bagi masyarakat.

"Dengan investasi yang masuk maka akan menggerakkan perekonomian daerah dan membuka kesempatan kerja sehingga mendukung penurunan angka pengangguran dan kemiskinan," tuturnya.
(akn/prf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com