detikNews
2019/10/17 16:11:42 WIB

OTT di Bogor Tak Buat Jera Pembuang Sampah, Efek Sanksi Denda Rendah?

Sachril Agustin - detikNews
Halaman 1 dari 2
OTT di Bogor Tak Buat Jera Pembuang Sampah, Efek Sanksi Denda Rendah? Tumpukan sampah di bawah flyover Cibinong karena ulah warga yang buang sampah sembarangan (Sachril Agustin/detikcom)
Bogor - Persoalan sampah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih belum tuntas. Masih banyak warga yang ditemukan buang sampah sembarangan. Efek denda yang masih rendah?

Satpol PP
Kabupaten Bogor menggalakkan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) untuk menangkap warga yang membuang sampah sembarangan. Tahun ini, jumlah warga yang di-OTT sudah lebih banyak dari tahun lalu.

"OTT dilakukan dari tahun lalu ya. Tahun 2019 ini sampai Oktober, ada 75 orang kena OTT. Tahun lalu, 2018 ada 74 orang kena OTT. Total dendanya, sepanjang 2018 ada Rp 15,5 juta, sementara di 2019, total dendanya Rp 7.441.000," kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Hukum Perda Satpol PP Kabupaten Bogor, Joko Widodo, di kantornya, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (17/10/2019).


Meski jumlah orang yang di-OTT lebih banyak dari tahun lalu, namun total denda yang dijatuhkan kepada pelaku tidak lebih banyak dari tahun lalu. Diketahui, sanksi bagi warga yang terkena OTT karena buang sampah sembarangan yakni penjara 3 bulan atau denda maksimal Rp 50 juta.

Joko mengatakan nominal denda yang dijatuhkan merupakan kewenangan hakim. Meski maksimal nominal denda Rp 50 juta, namun denda yang dijatuhkan hanya berkisar Rp 100-300 ribu.


Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Hukum Perda Satpol PP Kabupaten Bogor, Joko WidodoKasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Hukum Perda Satpol PP Kabupaten Bogor, Joko Widodo (Sachril Agustin/detikcom)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com