detikNews
Kamis 17 Oktober 2019, 15:21 WIB

Cegah Korupsi di BUMN, KPK Beri Pelatihan ke Pengawas Internal

Ibnu Hariyanto - detikNews
Cegah Korupsi di BUMN, KPK Beri Pelatihan ke Pengawas Internal Foto: KPK beri pelatihan ke pengawas internal (Dok. Istimewa)
Jakarta - KPK melakukan pelatihan peningkatan kapabilitas untuk Satuan Pengawas Internal (SPI) dari 20 BUMN dan BUMD. Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pegawai SPI tentang tindak pidana korupsi di lingkungan BUMN dan BUMD.

"Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Pegawai SPI BUMN/D tentang tindak pidana korupsi dan kaitannya dengan operasional BUMN/D," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Humas KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan, Kamis (17/10/2019).


Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari sejak 15 Oktober 2019 di gedung ACLC, Jl HR Rasuna Sahid, Jakarta Selatan. Yuyuk mengatakan pelatihan itu diharapkan bisa mewujudkan BUMN yang bersih.

"KPK juga berkomitmen untuk membantu menciptakan BUMN bersih melalui SPI yang profesional dalam menjalankan peran dan tugasnya," sebutnya.

Yuyuk mengatakan peran SPI sangat penting dan strategis dalam pencegahan korupsi dengan menjalankan fungsi Early Warning System (EWS). Ia berharap dengan pelatihan SPI ini dapat mencegah penyimpangan yang terjadi dalam lingkungan BUMN dan BUMD.

"KPK berharap SPI yang kompeten dapat mencegah penyimpangan di tubuh BUMN/D. Hal ini tidak terlepas dari besarnya aset yang dikelola oleh BUMN/D. Saat ini tercatat aset BUMN/D mencapai lebih dari Rp 8.092 triliun dengan kontribusi terhadap penerimaan APBN sebesar Rp 422 triliun," kata Yuyuk.


Yuyuk menjelaskan materi pelatihan yang diberikan berkaitan tentang dasar hukum tindak pidana korupsi, pidana korporasi, ahli pembangunan integritas, konflik kepentingan, pengendalian gratifikasi, pelaporan pengaduan dan whistle blower system serta panduan pencegahan korupsi. Sebab. Yuyuk mengatakan dalam catatan KPK jumlah kasus korupsi yang melibatkan BUMN sampai dengan tahun 2019 sebanyak 73 kasus dari total 1.007 kasus yang ditangani KPK.

Dalam pelatihan ini diikuti 40 peserta dari 14 BUMN dan anak perusahaannya yakni PT Aero Wisata, PT PT Bank Mandiri (Persero), Tbk; PT Bank Syariah Mandiri; PT Jasa Marga (Persero), Tbk; PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero); PT Fintek Karya Nusantara; PT Bukit Asam, Tbk; PT Angkasa Pura II (Persero); Perusahaan Umum Perikanan Indonesia; PT Pupuk Indonesia Logistik; Perum PPD; PT Industri Telekomunikasi Indonesia; PT Industri Kereta Api (Persero); PT Semen Baturaja (Persero) Tbk; PT Primissima (Persero); PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero); PT Patra Jasa; PT Perkebunan Nusantara IV; PT Phapros, Tbk; dan PT Swabina Gatra. Kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan pada 23-25 Oktober khusus untuk PT Pertamina dan 29-31 Oktober untuk BUMN lainnya.




Tonton juga video Enam Kementerian Sepakat Cegah Korupsi Korporasi:

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com