detikNews
2019/10/17 13:08:30 WIB

Kumpulkan Pecalang se-Bali, Kapolda Ajak Jaga Keamanan Pulau Dewata

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kumpulkan Pecalang se-Bali, Kapolda Ajak Jaga Keamanan Pulau Dewata Foto: Pertemuan Kapolda Bali Irjen Petrus Reindhard Golose dengan para pecalang se-Bali.Dok. Istimewa
Denpasar - Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengundang seluruh pecalang se-Bali untuk menjaga keamanan Pulau Dewata. Pertemuan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden akhir pekan ini.

"Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka persiapan, walaupun sampai dengan saat ini tidak ada hal-hal yang signifikan tetapi dengan kesiapan kalau selalu kita mau ngambil moto lebih baik kita selalu tidak boleh under estimate. Jadi saya berterima kasih karena pecalang seluruh Bali bersama-sama dengan kami dari kepolisian dan tentunya dengan saudara-saudara dari Tentara Nasional Indonesia dari jajaran Kodam Udayana, bersama-sama kita bersiap-siap menghadapi pelantikan presiden dan wakil presiden," kata Golose di Gedung Lembah Pujian Antasura, Denpasar, Bali, Kamis (17/10/2019).
Golose mengatakan pengamanan di Pulau Dewata dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Para pecalang diajak karena mereka merupakan petugas keamanan yang siaga di desa.
Pertemuan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden akhir pekan ini.Pertemuan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden akhir pekan ini. Foto: Dok. Istimewa


"Kalau kita lihat bersama-sama ini bahwa mewakili rakyat Bali para pecalang tadi mereka bersama-sama mereka adalah penanggung jawab keamanan pam swakarsa yang berasal dari desa adat masing-masing sudah bersama-sama dengan kami mewakili seluruh Bali dan jumlahnya pun menurut saya berlebihan karena sampai banyak yang berdiri, tapi di situ kelihatan bahwa rakyat Bali siap mendukung pelantikan, menjaga dan mengamankan bersama-sama dengan warga negara Indonesia lainnya untuk mensukseskan beralihnya kembali dan terlaksananya kembali pelantikan presiden kita 2019 sampai dengan 2024," urainya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com