Tolak SKB Rumah Ibadah, 100-an Orang Longmarch ke Istana
Rabu, 09 Nov 2005 11:00 WIB
Jakarta -
Seratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan Indonesia yang terdiri dari elemen masyarakat Papua, Poso, Bekasi, dan Pondok Kelapa melakukan aksi longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Merdeka. Mereka menuntut pencabutan SKB dua menteri dan menolak revisinya.Massa berjalan dari Bundaran Hotel Indonesia sekitar pukul 10.15 WIB, Rabu (9/11/2005), dengan menggunakan jalur lambat. Mereka membatasi diri dengan tali agar tidak ada yang menyusup. Mereka menggunakan ikat kepala bertuliskan Aliansi Kebangsaan Indonesia.Beberapa spanduk diusung mereka, antara lain bertuliskan "SKB Dua Menteri = Distintegrasi Bangsa", "Cabut SKB Dua Menteri" dan "Tolak Revisi SKB".Revisi SKB dua menteri yang baru disosialisasikan oleh Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri ini dianggap tidak lebih baik daripada SKB Dua Menteri Nomor 1 Tahun 1969 yang mengatur soal tata cara pendirian tempat ibadah.Meski menggunakan jalur lambat, tetap saja aksi ini membuat ruas Jalan MH Thamrin macet. Karenanya sekitar 10 petugas kepolisian dari Polsek Menteng mengawal aksi tersebut.Rencananya massa akan melakukan orasi di depan Istana Merdeka hingga siang nanti. Turut pula dalam aksi ini anggota dewan dari Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Damai Sejahtera Tiurma.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































