Hidayat Nur Wahid: Pak Jokowi Puyeng Pikirkan Porsi Menteri untuk Koalisi

Andhika Prasetia - detikNews
Rabu, 16 Okt 2019 12:42 WIB
Foto: Presiden Jokowi. (Dok Biro Pers Kepresidenan).
Jakarta - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyebut partainya tidak ingin dikesankan meminta jatah menteri jika bertemu Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi sendiri sudah pusing memikirkan porsi kabinet untuk parpol koalisi.

"Nanti jangan sampai kesannya ada pertemuan, kemudian artinya mau koalisi, mau gabung, minta menteri. Ribet lagi nanti jadinya. Karena Pak Jokowi saja saya kira hari-hari ini cukup puyeng memikirkan porsi kementerian untuk seluruh partai pendukungnya," ujar HNW di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

"Kan partai pendukung beliau tidak sedikit," imbuh Wakil Ketua MPR itu.


HNW mengasumsikan jatah menteri untuk parpol koalisi sebanyak 16 pos. Sedangkan, Jokowi didukung koalisi yang 'gemuk'.

Hidayat Nur Wahid: Pak Jokowi Puyeng Pikirkan Porsi Menteri untuk KoalisiFoto: Hidayat Nur Wahid. (Lamhot Aritonang/detikcom).

"Padahal katanya komposisi menteri antara profesional partai dan profesional nonpartai, yang partai hanya 40 persen. Kalau hanya 40 persen, ada 34 (kementerian), berarti hanya sekitar 16. Padahal kan partai pendukung dia aja lebih dari 6. Pasti tidak mudah membagi," ujar HNW.

Oleh sebab itu, PKS mempersilakan Jokowi memilih nama-nama menterinya dari parpol koalisi.


"Kami selalu menyampaikan kursi menteri selalu dibagi kepada partai pendukung Pak Jokowi saja masih kurang, apalagi masing-masing sudah mengajukan banyak calon. Silakan berikan itu kepada pendukung Pak Jokowi," kata HNW.

Seperti diketahui, tiga partai eks rival Jokowi tengah menjajaki kemungkinan untuk bergabung, yakni Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN. Hanya tinggal PKS yang hingga saat ini memastikan masih konsisten untuk tetap menjadi oposisi.




Jokowi Tak Masalah Ada Demo Saat Pelantikan:

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/elz)