Satu Perahu Jokowi-Prabowo untuk Apa?

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 16 Okt 2019 09:10 WIB
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Gerilya politik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diyakini mengubah peta politik Tanah Air. Pengamat politik Hendri Satrio menduga ada agenda besar yang tengah dirancang oleh para elite politik Tanah Air.

"Ini kan petanya berubah, jelas berubah karena, setelah Prabowo safari, ini sudah pasti berubahlah petanya. Ini kan yang mesti kita pikir. Ini kenapa petanya berubah? Apakah Jokowi nggak percaya sama koalisinya atau ada agenda lain yang lebih besar? Nah, dugaan saya, ini ada agenda lain yang lebih besar. Mereka semua jadi satu perahu, untuk apa sebetulnya?" kata Hendri kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).



Hendri melihat agenda besar tersebut mulai terkuak saat pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Menurutnya, agenda besar dimaksud adalah amandemen UUD 1945.

"Nah, salah satu yang mulai terkuak kan pada saat pertemuan dengan... antara Prabowo dan Surya Paloh, amandemen secara menyeluruh kemarin yang dikatakan itu," jelasnya.

Menurutnya, kesepakatan antara Prabowo dan Surya Paloh mengenai amandemen secara menyeluruh itu harus dikritisi. Sebab, Hendri mengatakan, amandemen menyeluruh akan menyentuh tentang masa jabatan presiden.

"Amandemen secara menyeluruh ini, ini harus dikritisi. Kenapa? Karena kalau amandemen secara menyeluruh, di dalamnya itu kan ada periode presiden, masa bakti presiden, kemudian bagaimana pilpres dilaksanakan. Nah, itu yang menurut saya mesti hati-hati," ujar Hendri.

Selanjutnya
Halaman
1 2