detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 19:37 WIB

Polisi Tembak Bandit 'Becak Hantu' di Medan

Budi Warsito - detikNews
Polisi Tembak Bandit Becak Hantu di Medan Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Medan - Polisi menangkap komplotan bandit jalanan 'becak hantu' yang meresahkan warga Kota Medan, Sumut. Polisi menembak kaki pelaku karena berupaya kabur.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar mengatakan, pelaku bandit 'becak hantu' itu berinisial SS alias Kopral (20). SS merupakan warga Jalan Tangguk Bongkar VI Mandala By Pass, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai.

"Penangkapan pelaku Sabtu (12/10) kemarin, berawal dari sejumlah laporan polisi yang diterima Polsek Medan Area soal kehilangan sepeda motor," ujar Kompol Anjas, Selasa (15/10/2019).





Tim Pegasus Polsek Medan Area meringkus Kopral di sebuah rumah di daerah Pasar III Saentis di tanah Garapan Rambo, Deli Serdang. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu A.L.P. Tambunan juga meringkus tiga orang lainnya.

"Pelaku tersebut adalah, MP alias Marko, RA alias Rendi dan RS alias Oki. Saat diamankan dari kantong tersangka Kopral ditemukan kunci T," ujar Anjas.

Polisi juga menggeledah rumah tersebut dan menemukan gunting seng, tang potong besi dan kunci L. Bahkan juga ditemukan pakaian tersangka Kopral saat terekam CCTV ketika tengah melancarkan aksi di Jalan Wahidin dan Jalan Kijang.

"Selanjutnya dilakukan pengembangan. Namun, saat pengembangan tersangka berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Sehingga dilakukan tembakan peringatan 3 kali ke atas," imbuh Anjas.





"Karena tersangka tidak mengindahkan, dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ke arah kaki kiri dan kaki kanan tersangka," sambung dia.

Dari hasil interogasi, tersangka Kopral mengaku sudah mencuri kendaraan bermotor di wilayah hukum Polrestabes Medan sebanyak 49 kali.

Di mana dalam 10 aksinya dilakukan menggunakan 'Becak Hantu'. Becak hantu yang dimaksud adalah menggunakan becak motor.

"Agustus si Kopral kabur ke Siantar di Parguguan tempat keluarga ceweknya dan setelah teman-temannya ketangkap masalah becak hantu," bebernya.




Semua unit sepeda motor yang dicuri, kata Anjad, telah dijual pelaku ke seorang penadah dengan modus antar di jalan.

"Penadahnya belum dilakukan penangkapan," pungkas Anjas.


Simak juga video "Akhir Pelarian Residivis: Setahun Buron, Diciduk Saat Jadi Kernet Truk" :

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com