Polisi Isolasi 2 Warga yang Diduga Tahu Persembunyian Mahdi
Selasa, 08 Nov 2005 22:09 WIB
Palu - Polisi mengisolasi dua warga Salena untuk dimintai keterangan terkait bentrok kelompok Mahdi dengan aparat keamanan, Sabtu (25/10/2005) lalu. Saat ini, mereka ditempatkan dalam ruangan yang luasnya hanya 6 x 4 meter dengan pintu tergembok. Sudah berhari-hari mereka terpaksa merasakan dinginnya ubin, ruang isolasi di komplek Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Palu.Kedua orang ini adalah Amla dan Laja, keduanya berusia 35 tahun. Mereka sudah beberapa kali dimintai keterangannya oleh polisi. Kedua warga ini diduga mengetahui tempat persembunyian Mahdi, bahkan diduga mengetahui persis bentrok yang menewaskan tiga Polisi dan dua warga Salena itu. Menurut Amla, saat bentrokan terjadi ia memang berada di Salena, namun tidak ikut-ikutan menyerang polisi. Ia baru bertemu Mahdi, saat bersembunyi di hutan, di kawasan pegunungan Gawalise. "Saya terus sembunyi dan lari bersama Mahdi dan ratusan orang lainnya. Saya takut karena kalau turun kampung, saya akan dibunuh oleh Mahdi," akunya, Selasa (8/11/2005) di Palu, Sulawesi Tengah. Penahanan dua warga itu, diprotes oleh sejumlah kalangan di Palu. Alasannya, status keduanya tidak jelas. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Palu yang membangun Salena Center, pun meminta penjelasan dari Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah terkait penahanan dua warga ini.Namun hingga kini tidak ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian. Saat ditemui detikcom di Polda Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur, Selasa (8/11/2005) pukul 12.30 WITA, Kepala Bidang Humas Polda Sulteng AKBP Rais Adam pun mengaku belum mengetahui persoalan ini. "Mestinya polisi memperjelas status mereka. Bagaimana mungkin orang ditahan dan diinapkan di ruang isolasi semacam itu. Saksi tidak, tersangka pun tidak," tandas Aristan dari Salena Center, di Salena, Palu Barat, Sulawesi Tengah.Aristan mengancam akan mempraperadilankan polisi kalau polisi tidak memperjelas status mereka.
(ddn/)











































