detikNews
2019/10/15 14:48:37 WIB

Sidang PK Setya Novanto

Jaksa KPK Ajukan Ahli Pidana Jelaskan Alasan Novanto Harus Dihukum Berat

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jaksa KPK Ajukan Ahli Pidana Jelaskan Alasan Novanto Harus Dihukum Berat Koruptor Proyek e-KTP, Setya Novanto (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Seorang ahli hukum pidana diboyong jaksa KPK untuk menguatkan argumen mengenai hukuman pidana bagi Setya Novanto. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu dinilai sudah sewajarnya dihukum berat. Kenapa?

Ahli yang didatangkan jaksa adalah Dr Noor Aziz Said dari IAIN Purwokerto yang mendapatkan gelar master dari Universitas Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Dalam persidangan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Novanto, Noor Aziz memaparkan tentang disparitas pidana terhadap kekhilafan hakim.


"Di sini disebutkan disparitas penghukuman dapat terjadi terhadap mereka yang melakukan tindak pidana bersama-sama," ujar Noor Aziz dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Seperti diketahui, dalam pusaran kasus korupsi proyek e-KTP, Novanto mendapat hukuman paling tinggi, yaitu 15 tahun penjara di pengadilan tingkat pertama. Sebagai catatan, vonis bagi terdakwa lain kasus ini di pengadilan tingkat pertama tidak mencapai 15 tahun, tetapi pada akhirnya sama seperti Novanto di tingkat banding atau kasasi. Ambil contoh dua terdakwa pertama, yaitu Irman dan Sugiharto yang awalnya divonis 7 dan 5 tahun kemudian bertambah menjadi 15 tahun di tingkat kasasi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com