KSAD Minta Pangdam Fokus Operasi Karhutla, Bukan Urus Seremonial

KSAD Minta Pangdam Fokus Operasi Karhutla, Bukan Urus Seremonial

Rolando F Sihombing - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 13:44 WIB
KSAD Minta Pangdam Fokus Operasi Karhutla, Bukan Urus Seremonial
Foto: Jembatan Ampera Hilang Tertutup Kabut Asap, Senin (14/10/2019). Raja Adil Siregar
Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa meminta Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Irwan fokus ke daerah operasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Andika meminta fokus itu mengingat kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Selatan.

"Untuk kebakaran hutan, tugas itu sudah diberikan oleh Panglima TNI, tapi yang kami perintahkan kepada para Panglima Kodam, dalam hubungannya pembinaan dengan kami, itu setiap hari fokus ke operasi. Operasi pengamanan di wilayah, maupun operasi lain yang ditugaskan oleh Mabes TNI," kata Andika di Mabes Angkatan Darat, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).


Andika mengaku telah berkomunikasi dengan Pangdam. Dia meminta kegiatan yang seremonial tidak perlu diprioritaskan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kegiatan yang bersifatnya seremonial, protokoler, tidak perlu diprioritaskan, supaya mereka benar-benar fokus. Itulah komunikasi kami terakhir dengan Pangdam di Palembang," ujarnya.

Setelah kemarin kabut asap pekat, Palembang dan sekitarnya diselimuti kabut asap tipis ini. Akibatnya, sejumlah sekolah dari tingkat PAUD sampai SMP harus diliburkan.

"Kemarin pak Kepala Dinas Pendidikan (Ahmad Zulinto) menghadap Wali Kota. Diputuskan sekolah libur," ucap Kabag Humas Pemkot Palembang Amiruddin Sandi, Selasa (15/10).


Dikatakan Amir, keputusan itu diambil setelah melihat kualitas udara di Kota Pempek tersebut tidak sehat. Bahkan kualitas udara sempat menyentuh berbahaya.

"Berdasarkan grafik parameter keadaan udara di Kota Palembang, 14 Oktober 2019, bahwa udara sangat berbahaya dan menunjukkan PM 10 (401,0 pgm/mΒ³) yang dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan," kata Amir.
Halaman 2 dari 2
(idh/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads