Dikritik soal Copot Dandim Kendari, KSAD Ingatkan AD/ART Persit

Rolando F Sihombing - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 13:18 WIB
KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Sebelumnya, pasca-pencopotan Kolonel Hendi dari jabatan Dandim Kendari, bermunculan kasus istri TNI yang nyinyir di medsos. TNI diharapkan tak lagi serta-merta mencopot jabatan anggota TNI yang beristri nyinyir.

"Permasalahan yang dialami istri prajurit sebaiknya tidak berdampak pada penghukuman maupun pencopotan sang suami dari jabatannya," kata pengamat militer sekaligus Direktur Imparsial, Al Araf, kepada wartawan, Senin (14/10).


Menurutnya, bila istri melakukan pelanggaran, bahkan bila itu tindak pidana, pertanggungjawaban atas pelanggaran itu dilakukan secara individual oleh istri tersebut, bukan suaminya.

"Lebih lanjut, para istri yang dianggap bermasalah menggunakan media sosial sebaiknya ditegur dan dibina oleh organisasi persatuan istri tentara atau pimpinan TNI via suaminya," kata Al Araf.
Halaman

(idh/tor)