Beli 10 Mobil Esemka, Kemhan Ingin Utamakan Industri Dalam Negeri

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 11:53 WIB
(Foto: Alfons/detikcom)
(Foto: Alfons/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) membeli 10 mobil Esemka 1300 cc untuk keperluan operasional. Mobil tersebut menjadi pilihan karena Kemhan ingin mengutamakan industri dalam negeri.

Pantauan detikcom, acara serah terima 10 mobil Esemka warna putih ini diselenggarakan di lapangan apel Bhineka Tunggal Ika Kemhan, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019). Serah terima ini dilakukan langsung oleh Sekjen Kemhan, Laksamana Madya TNI Agus Setiadji.


Foto: Alfons/detikcom


Setelah proses serah terima, Agus meninjau langsung salah satu mobil Esemka. Dia juga sempat masuk ke dalam mobil.

"Berkaitan pagi ini alhamdulilah kita selesai laksanakan acara simbolis penyerahan kontrak pengadaan mobil pickup 1300 cc dari Esemka yang mana kita anggarkan di tahun 2019 ini sementara masih 10 unit," kata Agus.



Agus mengatakan kendaraan Esemka ini akan dimanfaatkan untuk keperluan operasional Kemhan. Dia juga mengatakan mobil Esemka ini untuk menggantikan sejumlah kendaraan yang sudah mulai berumur.

"Beberapa kendaraan kita juga sudah mulai berumur, sudah mulai uzur sehingga kita harus laksanakan reparasi, saya dapat informasi juga ada beberapa instansi pemerintah lain yang membutuhkan mobilitas," ucap Agus.

Agus menjelaskan tujuan utama Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu memilih Esemka karena ingin membesarkan industri dalam negeri. Selain itu, Esemka juga dinilai kompetitif dari segi harga dan mutu kendaraan.

"Faktor utama dari arahan menhan kemarin adalah inti dari pengambilan keputusan membeli Esemka adalah faktor industri dalam negeri dan kebutuhan kita sendiri masih cukup banyak. Yang jelas kemarin sudah saya tanyakan sangat kompetitif, ini bisa on the road, bisa off the road, intinya bahwa kecuali kompetitif harganya, juga mutunya baik, dan mengutamakan industri dalam negeri," papar Agus.

Tak hanya kendaraan operasional, Agus juga memastikan pengadaan alutsista akan memanfaatkan produk dalam negeri.

"Kemhan sesuai arahan presiden dan disposisi Menhan, apapun tidak hanya kendaraan mobil, alutsista pun kita akan lebih utamakan produk dalam negeri," imbuhnya. (maa/knv)