detikNews
2019/10/15 07:57:55 WIB

Round-Up

Salah Kaprah Komunitas Pria Berjilbab

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Salah Kaprah Komunitas Pria Berjilbab Komunitas crosshijaber, fenomena menyimpang yang harus dicegah (Foto: dok. Twitter)
Jakarta - Komunitas crosshijaber atau pria mengenakan hijab bikin heboh. Beragam akun komunitas tersebut bermunculan di media sosial. Fenomena ini menyimpang.

"Jelas menyimpang, dan itu bisa jadi memang laki-lakinya, ya kayak seperti seorang laki-laki yang menyerupai perempuan, kan seperti itu menyimpang. Yang benar, si laki-laki itu harus ditegaskan dalam sebuah lingkungan sosial untuk tetap dia menjadi dan mengembangkan jiwa kelelakiannya. Jangan dibiarkan dia mengembangkan jiwa keperempuanannya," ujar Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi, saat dimintai tanggapan, Minggu (13/10/2019).

MUI meminta fenomena ini dicegah agar tak makin kebablasan dan berkembang. Masduki menyatakan tidak dibenarkan laki-laki menyerupai kaum perempuan.


Nyatanya, tidak hanya bikin heboh, komunitas salah kaprah ini juga membuat resah para wanita. Lewat media sosial, seorang netizen mengunggah keberadaan komunitas ini.

Dalam sebuah posting-an netizen, ada laki-laki yang tampil dengan hijab syar'i. Dalam sebuah foto, ada lelaki yang memasuki masjid dengan hijab. Bahkan ada crosshijaber yang memasuki tempat yang semestinya hanya dimasuki wanita seperti toilet. Istilah crosshijaber diambil dari crossdressing, di mana pria mengenakan gaun wanita dan tampil dengan makeup.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, meminta polisi segera menyelidiki kelompok crosshijaber atau akun media sosialnya. Polisi juga bisa menyelidiki motif di balik crosshijaber. Dia juga menyatakan crosshijaber menyimpang dari agama.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com