Prabowo Gerilya, Demokrat Bisa Gigit Jari

Deden Gunawan, Ibad Durohman - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 07:31 WIB
Foto: Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana (Biro Pers Setpres)
Foto: Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana (Biro Pers Setpres)


Analis politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai kans Demokrat bergabung dalam kabinet sangat kecil. Jika pun akhirnya Jokowi meminta partai berlambang mercy itu bergabung, kemungkinan bukan di kementerian melainkan kepala badan yang setingkat menteri.

"Karena memang kerja sama antara Demokrat dan PDIP ini selalu ada hambatan sehingga tidak pernah terjadi. Kita bicara di level nasional yah, kalau di daerah sih mungkin ada," kata Hendri.


Apalagi Demokrat terlihat sangat ngotot memajukan putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono. Sementara parpol koalisi termasuk PDIP sangat cemas dengan rencana Demokrat yang bakal mengadang AHY di pilpres 2024.

"Istilahnya, silakan Demokrat masuk asal jangan AHY. Karena kalau AHY sama saja nanti memelihara anak macan tuh karena dia akan dapat panggung dan bisa repot sendiri," kata Hendri.
Halaman

(pal/dnu)