Prabowo Gerilya, Demokrat Bisa Gigit Jari

Deden Gunawan, Ibad Durohman - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 07:31 WIB
Foto: Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana (Biro Pers Setpres)
Foto: Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana (Biro Pers Setpres)

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyerang secara terbuka baik Prabowo maupun Surya Paloh. Prabowo disebutnya punya cita-cita menghidupkan kembali sistem demokrasi terpimpin.

"Saya betul-betul khawatir, apalagi beliau sering pragmatis seperti Surya Paloh," tulis Andi dalam akun Twitternya. Andi pun khusus menyebut Presiden Jokowi yang diminta menyelamatkan jalan demokrasi dari ancaman demokrasi terpimpin.

"Mudah-mudahan Pak Jokowi bisa menyelamatkan jalan demokrasi yang benar menghadapi rencana demokrasi terpimpin ala Pak Prabowo, Surya Paloh dan beberapa kekuatan politik lainnya. Mereka menikmati demokrasi untuk memundurkannya." ujar Andi Arief.


Terkait serangan tersebut, Ray memaparkan bisa saja menunjukkan kekhawatiran dari Demokrat dengan alasan makin tipisnya peluang partai yang didirikan SBY itu untuk diajak dalam kabinet. "Demokrat bisa tersingkir dalam penyusunan kabinet. Kalau pun dapat bagian ya di luar kabinet," kata Ray.

Namun sebenarnya kalau untuk alasan tersebut, menurut Ray yang paling menyokong Gerindra masuk kabinet justru PDIP. Cuitan tersebut juga bisa dibaca untuk menjelaskan posisi Demokrat atas amandemen UUD 1945. Terlihatnya memang tidak setuju pada amandemen menyeluruh. Tapi ya bisa saja pilihan pragmatis saja. Kita tunggu saja."

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5