Mahasiswa Akan Terus Desak Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Mahasiswa Akan Terus Desak Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 06:54 WIB
Ilustrasi aksi mahasisw di DPR (Foto: Grandyos Zafna)
Ilustrasi aksi mahasisw di DPR (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) KPK hingga berakhirnya 'deadline' yang diberikan mahasiswa. Namun demikian, mahasiswa akan terus mendesak Jokowi menerbitkan perppu tersebut.

"Ya kita akan terus mendesak Pak Jokowi untuk mengeluarkan perppu," kata Koordinator BEM SI Wilayah Se-Jabodetabek Banten, Muhammad Abdul Basit, saat dihubungi, Senin (14/10/2019) malam.


Abbas--sapaan akrabnya--mengatakan cara untuk mendesak Jokowi menerbitkan perppu itu masih akan dikoordinasikan dengan rekan-rekannya yang lain. Ketua BEM UNJ itu juga menyoroti tidak dikeluarkannya 'izin' dari kepolisian untuk aksi pada tanggal 15-20 Oktober 2019 mendatang.

"Kalau untuk caranya kita masih berkoordinasi, soalnya banyak betul kampus-kampus yang dibungkam untuk tidak turun aksi sampai saat ini. Apalagi sekarang pihak kepolisian mengeluarkan statemen tidak akan mengizinkan aksi sampai tanggal 20 (Oktober)," ujarnya.


Namun demikian, Abbas menyatakan masih diperlukan aksi langsung dari mahasiswa untuk mendesak Jokowi menerbitkan Perppu KPK. Keputusan soal apakah mahasiswa akan kembali turun ke jalan dikatakan Abbas akan disampaikan hari ini.

"Kalau dari saya sendiri memang perlu aksi langsung. Ya betul (masih koordinasi dengan kampus lain), insyaallah besok (hari ini) mungkin keputusannya dari kita," ucap Abbas.

Selanjutnya
Halaman
1 2