Atasi Flu Burung
Pemerintah Harus Bentuk BOV
Selasa, 08 Nov 2005 16:05 WIB
Jakarta - Kasus flu burung yang makin meluas dikhawatirkan sejumlah pihak. Pemerintah pun diminta segera membentuk Badan Otoritas Veteriner (BOV) agar carut marutnya penanganan kasus ini bisa diatasi."Banyak para ahli di Indonesia, seperti dokter hewan termasuk untuk flu burung tidak pernah didengar. Yang ada adalah suara mereka dikalahkan kepentingan lainnya," kata Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB Heru Setijanto kepada detikcom, Selasa (8/11/2005).Menurutnya, koordinasi pusat dan daerah dalam penanganan flu burung juga sangat memprihatinkan. Sebab lintas sektoral yang terkait sarat dengan kepentingan masing-masing. "Mereka selalu merasa bisa tapi tidak bisa merasa," tandasnya.Heru juga mengaku prihatin dengan maraknya vaksin ilegal yang beredar di kalangan peternak. Sebab selama ini sebetulnya pemerintah mengetahui peredaran vaksin tersebut, tapi sayangnya pemerintah tidak mau tahu.Untuk itu SBY harus segera membentuk BOV seperti yang ada di negara maju lainnya. Badan ini nantinya tidak hanya mengurusi hewan pangan saja, tapi juga ikan, hewan liar, hewan kesayangan dan hewan laboratorium. Selama ini penanganan hewan-hewan tersebut masih bercerai berai di berbagai departemen, seperti di Deptan, Depkes, Departemen Kelauatan dan Perikanan, serta Departemen Kehutanan.
(umi/)











































