Meski Lebaran, Buruh PT Musim Mas Tetap Demo

Meski Lebaran, Buruh PT Musim Mas Tetap Demo

- detikNews
Selasa, 08 Nov 2005 15:47 WIB
Pekanbaru - Gema takbir tak menyurutkan hati ratusan buruh PT Musim Mas untuk bertahan tenda darurat di depan gedung DPRD Riau, Jl Sudirman Pekanbaru. Mereka tetap melakukan aksi mogok menuntut untuk bisa dipekerjakan kembali.Aksi demo para buruh kebun kelapa sawit ini mungkin terlama di Indonesia. Saat ini sudah memasuki waktu dua bulan. Dalam suasana lebaran Idul Fitri, mereka tidak beranjak sejenak untuk berkumpul bersama sanak familinya. Mereka lebih memilih berkumpul kawan-kawan senasib di dalam tenda plastik yang mereka gelar di depan pagar gedung DPRD Riau.Anak-anak mereka juga tidak sebagaimana layaknya anak lainnya menyambut hari lebaran. Jangankan untuk berganti baju baru, atau hidangan kue lebaran, untuk makan saja mereka harus meminta sumbangan. Suasana memilukan ini masih terus menyelimuti para buruh itu.Itu sebabnya, ketika malam takbiran, tidak sedikit masyarakat di Pekanbaru memberikan zakat fitrahnya kepada para buruh yang tinggal di tenda darurat itu. Ini belum bentuk bantuan dalam bentuk infaq. Dana zakat dan sedekah dari masyarakat, mereka kumpulkan untuk bekal kebutuhan mereka selama perjuangan itu belum berhasil."Sebenarnya sangat pedih lebaran tidak bisa kumpul dengan sanak keluarga. Tapi,kami mau pulang juga tidak ada dana. Kami akan terus bertahan sampai tuntutan kami bisa bekerja kembali bisa diterima pihak perusahaan," kata Sunarto (45), ayah dari tiga orang anak, saat ditemui detikcom, Selasa (8/11/2005) di tenda darurat di Jl Sudirman, Pekanbaru.Lain lagi cerita Murtini, ibu berusia 25 tahun. Wanita berkulit hitam berambut sebahu ini, ketika diajak ngobrol tak henti-hentinya meneteskan air mata. Maklum baru kali pertama dalam hidupnya dalam suasana lebaran tinggal di tenda darurat bersama suami dan anaknya tanpa mengantongi sepeser pun uang."Saya kasihan lihat anak saya yang hanya bermain dalam tenda tanpa berbaju baru seperti anak-anak lainnya. Kami tidak punya uang, karena kami sudah di-PHK perusahaan. Kami berharap, pihak perusahaan sedikit punya hati untuk bisa memperkerjakan kami kembali," tutur wanita jebolan SMP ini.Dari pantuan di lapangan, ratusan buruh ini masih terus akan bertahan dalam tenda yang mereka dirikan. Mereka masih berharap, DPRD Riau bisa memperjuangkan nasib para buruh yang di-PHK PT Musim Mas. Sebagian buruh terus silih berganti berdiri di pinggir badan jalan untuk meminta sumbangan pada masyarakat yang melintas. (asy/)


Berita Terkait