17.000 Penumpang Tiba di Stasiun Senen
Selasa, 08 Nov 2005 15:08 WIB
Jakarta - Sebanyak 17.000 penumpang diprediksi tiba Selasa (8/11/2005) ini di Stasiun Senen. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding sehari sebelumnya yang diprediksi sebagai puncak arus balik. Dari pantauan detikcom, Kereta Api Tegal Arum yang tiba pukul 13.15 WIB di Jalur IV menurunkan sedikitnya 437 penumpang dan membuat peron kedatangan dibanjiri pemudik. Sebaliknya, di peron keberangkatan, jumlah pemudik mulai terlihat normal.Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 12.864 penumpang yang tiba di Stasiun Senen dari berbagai daerah di Jawa, dan sebanyak 1.902 penumpang berangkat ke daerah asalnya. Tiga kereta api tambahan juga telah tiba, yakni KA Sawung Galih Ekonomi Lebaran yang baru tiba dari Kutoarjo, Kertajaya Lebaran dari Surabaya-Pasar Turi dan Kertajaya Lebaran dari Semarang-Tawang.Kepala Stasiun Senen Sutarto menduga puncak arus balik telah terjadi pada 7 November atau H+3 yakni sebanyak 18.505 penumpang.Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, menurut Sutarto, tahun ini terjadi penyebaran arus balik, di mana jumlah penumpang tidak jauh berbeda dengan yang diprediksikan. Hal ini terjadi karena libur panjang, sehingga para pemudik tidak terburu-buru pulang dan arus balik tidak menumpuk di satu hari.Ia juga menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Terminal Bus Senen untuk mengantisipasi agar para penumpang yang tiba malam hari di Stasiun Senen dapat langsung melanjutkan perjalanan ke tempat tinggalnya masing-masing dengan kendaraan umum.Sutarto juga menuturkan, Selasa ini tindak kejahatan relatif menurun. Aparat keamanan di Stasiun Senen hanya mencatat satu kasus kehilangan yang dialami Karyono (33). Ia melapor telah kehilangan dompet berisi KTP, STNK, SIM C, ATM dan uang tunai sebesar Rp 1 juta pada pukul 13.40 WIB. Namun korban belum bisa memastikan apakah dompetnya hilang atau dicopet.
(umi/)











































