detikNews
2019/10/14 12:29:47 WIB

Bantah Mau Bunuh Ninoy, Abdul Basyir: Saya Sarankan Dia Diantar Pulang

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bantah Mau Bunuh Ninoy, Abdul Basyir: Saya Sarankan Dia Diantar Pulang Foto: Abdul Basyir (dok. detikcom)
Jakarta - Abdul Basyir Mokodongan membantah tuduhan merencanakan eksekusi pembunuhan terhadap relawan Jokowi Ninoy Karundeng yang ditangkap massa aksi 30 September. Menurutnya, dirinya malah menyarankan agar Ninoy diantarkan pulang.

Menjelang subuh pada Selasa 1 Oktober 2019, sekelompok orang di dalam masjid berunding terkait Ninoy yang masih berada di dalam masjid tersebut. Dalam wawancara eksklusif dengan detikcom pada Jumat (11/10/2019), Basyir menyebut dirinya sempat menyarankan kepada orang-orang di masjid itu untuk memulangkan Ninoy.

Basyir berpikir untuk memulangkan Ninoy setelah menginterogasi dan mengambil sumpah di bawah Alquran. Ninoy sendiri diinterogasi hingga diambil sumpah sekitar pukul 02.30 WIB.

"Saya rekam (video interogasi) setelah sempat bermusyawarah dengan orang-orang di situ untuk memulangkan si Ninoy itu sudah selepas salat subuh," kata Basyir.

Basyir sendiri meninggalkan masjid itu sekitar pukul 06.00 WIB. Basyir mengaku meninggalkan masjid sebelum Ninoy dipulangkan.

"Saya berangkat (dari masjid) jam 5.56 pagi, kalau Ninoy saya nggak tahu dipulangkan jam berapa. Dari kejauhan saya sempet bilang kalau nggak ada motor antar aja dengan Grab antar dia pulang. Posisinya saya di seberang jalan menyuarakan ke orang jarak jauh gitu" katanya.






Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com