detikNews
2019/10/14 12:15:15 WIB

Typo di UU KPK, Laode Syarif: Karena Dibuat dengan Terburu-buru-Tertutup

Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Typo di UU KPK, Laode Syarif: Karena Dibuat dengan Terburu-buru-Tertutup Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum meneken UU KPK yang baru karena ada kesalahan ketik atau typo. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut salah ketik itu jadi bukti bahwa UU KPK memang dibuat dengan terburu-buru dan tertutup.

"Ya itulah misalnya, bahkan ada kesalahan ketik karena ini memang dibuat terburu-buru dan dibuat sangat tertutup," kata Laode di gedung ACLC, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019).


Menurut Laode, hingga kini juga belum jelas bagaimana mekanisme pembahasan UU KPK yang salah ketik tersebut. Ia pun mempertanyakan soal mekanisme pembahasan UU KPK yang salah ketik itu.

"Kita sekarang bertanya lagi, apakah sekarang perbaikan typo itu harus membutuhkan persetujuan antara parlemen dan pemerintah kembali? Itu kan bukan sudah berbeda kan, bukan parlemen yang dulu, apakah parlemen yang sekarang terikat dengan kesalahan yang dibuat sebelumnya?" ucapnya.

Laode mengatakan hal tersebut membuat UU KPK ini dalam ketidakjelasan dan kerancuan. Laode menyebut KPK saat ini ragu untuk menjalankan UU KPK itu karena kesalahan-kesalahannya sangat fatal.

"Oleh karena itulah sebenarnya yang mengakibatkan KPK sangat ragu, bagaimana mau menjalankan tugasnya sedangkan dasar hukumnya sendiri banyak sekali kesalahan-kesalahan dan kesalahannya itu bukan kesalahan minor, ini kesalahan-kesalahan fatal," kata Laode.

Untuk itu, ia berharap pembahasan soal UU KPK yang salah ketik itu dilakukan dengan terbuka dan melibatkan KPK. Sehingga, nantinya KPK bisa mempersiapkan diri untuk melaksanakan UU tersebut.

"Kita sih berharap bahwa ada proses yang terbuka, ada proses yang tidak ditutup-tutupi, sehingga masyarakat itu bisa paham, KPK juga bisa paham, bisa mempersiapkan diri, bagaimana untuk memberikan masukan," tuturnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com