Polisi Bubarkan Paksa Demo di Depan Istana

Polisi Bubarkan Paksa Demo di Depan Istana

- detikNews
Selasa, 08 Nov 2005 11:53 WIB
Jakarta - Sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (8/11/2005) akhirnya polisi membubarkan secara paksa demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta. Para demonstran digotong oleh polisi dan dimasukkan ke dalam mobil tahanan. Sebelumnya, polisi sudah mengimbau para demonstran membubarkan diri dari depan Istana. Sebab, polisi tidak memberikan izin kepada mereka untuk demonstrasi. Imbauan ini langsung disampaikan Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Pol Sukrawardi Dahlan lewat pengeras suara. Namun, para demonstran tidak mengindahkan imbauan ini. Para demonstran yang mengenakan jubah hitam tetap berada di lokasi dan melakukan orasi. Setelah tiga kali imbauan polisi tidak digubris, polisi langsung membubarkan demonstrasi itu secara paksa. Lima orang peserta demonstran laki-laki dibopong oleh aparat dan dimasukkan ke dalam mobil tahanan Polres Jakarta Pusat. Setiap orang dibopong oleh sekitar 3-4 orang. Sementara empat peserta perempuan dibiarkan di lokasi terlebih dulu, karena menunggu datangnya Polwan yang akan membopong mereka. Kapolres meminta aparat tidak melakukan tindak kekerasan kepada para demonstran. Dia meminta para demonstran dievakuasi dengan cara yang sopan. Sedangkan untuk demonstran perempuan, Kapolres melarang polisi laki-laki membopongnya. Kapolres meminta Polwan untuk memindahkan para demonstran perempuan. Atas pembubaran paksa ini, para demonstran tidak melakukan perlawanan. Mereka pasrah saja saat diangkut ke mobil tahanan. Namun, koordinator aksi, Gugun, dari mobil tahanan menyatakan, pihaknya akan datang kembali ke depan istana untuk berunjuk rasa lagi. Kapolres menyatakan, ada dua alasan mengapa polisi membubarkan para demonstran. Pertama, para demonstran tidak memberitahukan rencana aksinya itu kepada polisi. Kedua, aksi yang mereka lakukan dianggap mengganggu ketertiban di jalan. (asy/)


Berita Terkait