detikNews
2019/10/12 19:33:03 WIB

Cerita WNI di Kanagawa Jepang soal Ngerinya Topan Hagibis

Haris Fadhil - detikNews
Halaman 1 dari 2
Cerita WNI di Kanagawa Jepang soal Ngerinya Topan Hagibis Ilustrasi topan Hagibis (Foto: AP)
Kanagawa - Topan Hagibis melanda Jepang. Salah satu WNI yang tinggal di Prefektur Kanagawa, Nita, bercerita tentang ngerinya suasana di sana akibat topan super tersebut.

"Kencang banget anginnya dan kami harus jauh dari jendela yang kaca, udah gelap juga di sini," kata Yahranita Sharif saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/10/2019).



Dia mengatakan wilayahnya yang berjarak sekitar 45 menit dari Tokyo diprediksi masuk ke zona merah atau sangat rawan dampak dari topan tersebut. Menurutnya, pemerintah setempat memprediksi topan baru akan menerjang Kanagawa sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

Namun, sejak Jumat (11/10), angin kencang dan hujan lebat sudah menerjang daerah Kanagawa. Nita mengatakan pintu dan jendela apartemen tempatnya tinggal seperti 'ditabrak' akibat kencangnya angin.

"Hujan lebat dari kemarin malam. Topannya belum datang. Tapi anginnya kencang banget, sampai jendela kami kaya ditabrak gitu bunyinya," ujarnya.

Nita, yang bekerja sebagai perawat di Jepang, menyebut sejumlah daerah lain sudah diterjang topan tersebut dan menyebabkan kerusakan, bahkan membuat kegiatan operasional kereta dihentikan total per pukul 13.00 waktu setempat. Selain topan, dia menyebut gempa baru saja terjadi di sana.

"Kereta tadi jam 1 siang sudah mati total," ujarnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com