detikNews
2019/10/12 17:00:35 WIB

Polisi Deteksi Rencana Aksi Terduga Teroris Bali dari Hate Speech

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polisi Deteksi Rencana Aksi Terduga Teroris Bali dari Hate Speech Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Denpasar - Polisi menangkap bapak-anak yang diduga sebagai teroris di Bali. Polisi menyebut rencana aksi teror di Bali itu awalnya terdeteksi dari konten hate speech di media sosial.

"Pemantauan dan kita juga melakukan analisa, kita juga menemukan bahwa ada beberapa yang berhubungan dengan sebenarnya yang disebut dengan kasus-kasus hate speech, penyebaran kebencian, ujaran kebencian, kemudian juga pengancaman dan sebagainya lewat media sosial. Pada waktu kejadian yang terjadi yang kita tahu bersama itu dilakukan oleh kelompok yang berada di jaringan Banten itu," kata Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (12/10/2019).



Golose menyebut kasus-kasus ujaran kebencian itu ditemukan di luar Bali. Dari temuan itu, pihaknya lalu meningkatkan pemantauan di wilayahnya.

"Saya juga berdiskusi kita dari pemantauan kita yang ada semuanya kita sudah memantau ya, karena berkaitan dengan yang tadi saya bilang adalah kasus cyber crime, kasus-kasus hate speech dan pengancaman yang berhubungan dengan yang berada di luar Bali. Tetapi kita selalu responsif, bukan hanya defensif, sehingga pada waktu itu saya berkoordinasi dengan Mabes Polri, tentunya bekas-bekas anak buah saya dan tentunya masih tergabung dalam satuan tugas antiteror yang juga ada satuan tugas Densus 88, juga dari grup Intelijen Nasional kantor tersebut atau BNPT, sehingga sebenarnya target kita sudah pantau sehingga karena mereka akan meninggalkan Pulau Bali," terangnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com