TNI Serahkan Proses Hukum Postingan Istri Eks Dandim Kendari ke Polisi

Sitti Harlina - detikNews
Sabtu, 12 Okt 2019 15:08 WIB
Tangkapan layar istri Dandim Kendari yang beredar. (Foto: dok. Istimewa)
Tangkapan layar istri Dandim Kendari yang beredar. (Foto: dok. Istimewa)
Kendari - Pangdam Hasanuddin Mayjen Surawahadi menyerahkan pengusutan dugaan pelanggaran pidana dalam posting-an istri mantan Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi ke polisi. Dia mengimbau para prajurit mengingatkan anggota keluarganya bijak menggunakan teknologi.

"Saya tidak tahu, yang jelas nanti kan yang mendalami dari kepolisian, ya. Jadi sekali lagi imbauan untuk istri-istrinya, sekali lagi, kendalikan jarinya masing-masing, jangan mudah juga terpengaruh untuk membuat hal-hal yang istilahnya membuat orang mungkin tersinggung dan sekali lagi dianggap mungkin mencemarkan nama dan lain-lain," kata Surawahadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019).



Posting-an nyinyir terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto tersebut berujung pencopotan Hendi dari jabatannya serta ditahan selama 14 hari. Hukuman yang diberikan itu disebut sudah melalui proses yang diatur dalam undang-undang dan serta peraturan internal terkait disiplin militer.

"Ini karena memang tentara itu sesuai dengan aturannya adalah taat terhadap perintah atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan itu sebagaimana di sumpah prajurit di tik ketiga. Kemudian kita juga dasarnya adalah kepada ketentuan, yaitu Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 bahwasanya di Pasal 8 ayat A tentang ketaatan itu juga yang harus kita penuhi dan di Pasal 9," ucapnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2