Pembunuhan Mutilasi Gegerkan Bali
Selasa, 08 Nov 2005 10:38 WIB
Denpasar - Bali digegerkan dengan pembunuhan dengan cara mutilasi. Hebohnya, mutilasi terjadi untuk kali kedua di Kabupaten Tabanan, Bali. Korban kali ini adalah seorang laki-laki. Saat ini, kepala dan kedua kakinya belum ditemukan.Tubuh kroban yang hanya berupa potongan badan dengan dua tangan yang masih utuh ditemukan warga di dekat Pura Puncak Sari di perbukitan Baturiti, Dusun Taman Tanda, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pukul 08.00 Wita, Senin (7/11/2005) kemarin.Mayat korban ditemukan oleh warga bernama I Nyoman Ganti dengan kondisi yang sangat mengenaskan dan mengerikan karena tanpa kepala dan kedua kaki. Ganti menemukan mayat korban dalam bungkus tas jinjing warna hitam yang tergeletak di bawah pohon dadap di areal tegalan miliknya. "Saya merasa curiga, karena itu tas sempat saya bolak-balik, kok isinya lembek dan berat seperti daging," katanya. Bersama tetangganya, Komang Loso, dirinya membuka tas tersebut. Keduanya sontak terkejut karena isinya tubuh manusia tanpa kepala dan kaki. "Saya langsung teriak-teriak minta tolong memanggil tetangga," beber dia, Selasa (8/11/2005). Kapolres Tabanan AKBP I Gede Alit Widana beserta anak buahnya datang ke TKP untuk mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUP Sanglah. Dari hasil pemeriksaan sementara, diperkirakan mayat laki-laki itu berumur sekitar 35 tahun, tinggi 160 centimeter dengan bentuk badan badan atletis, dan bercelana dalam merek calvin clien. Diduga, dengan kondisi tubuh mayat yang belum membiru legam, korban dibunuh di tempat lain dan kemudian dibuang di TKP oleh pelaku dalam perjalanan dari arah Denpasar menuju Singaraja. "Saat ditemukan kondisi mayat masih belum bau menyengat dan bersih tanpa tetesan darah. Oleh karenanya, dugaan kami mayat ini dibuang oleh para pelaku pagi hari," kata Widana.Polisi belum menemukan identitas secuil pun dari jasad lelaki malang tersebut. Polisi masih menyisir daerah sekitar lokasi untuk mencari potongan kepala serta ke dua kaki korban.
(asy/)











































