Prabowo juga Jenguk Kivlan Zen di RSPAD

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 11 Okt 2019 20:13 WIB
Foto: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di RSPAD Gatot Subroto. (Lisye/detikcom)
Jakarta - Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjenguk Kivlan Zen di RSPAD, Gatot Subroto. Kivlan dirawat karena ada gangguan di kaki kirinya.

Video Prabowo menjenguk Kivlan diunggah Jubirnya, Dahnil Anzar Simanjuntak di akun Instagram, Jumat (11/10/2019). Video itu berdurasi 17 detik.

"Pak @prabowo menjenguk Pak Kivlan Zein dan Pak Wiranto di RSPAD malam tadi," tulis Dahnil.


Dalam video itu, terlihat Prabowo mengenakan kemeja safari warna putih. Kivlan tampak menjelaskan kondisi kaki kirinya ke Prabowo.

"Ini diambil, ini diambil, yang ini belum diambil," kata Kivlan sambil menunjukkan beberapa titik di kakinya.

Prabowo tampak mendengarkan penjelasan Kivlan. Setelah itu, Prabowo mempersilakan Kivlan kembali ke tempat tidur.

Prabowo menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto hari ini. Dia tiba pukul 18.10 WIB tadi. Tapi, belum ada keterangan Wiranto atau Kivlan yang lebih dulu dijenguk Prabowo.

Sebelumnya, Kivlan yang merupakan terdakwa kasus kepemilikan senpi ilegal seharusnya menjalani operasi pembedahan pada kaki kirinya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Namun tampaknya rencana itu dimundurkan, sehingga Kivlan akan lebih lama berada di rumah sakit.

"Operasi yang sedianya dilakukan di ruang bedah RSPAD oleh dr Robert, dokter purnawirawan Kopassus pada hari Sabtu, tanggal 5 Oktober 2019, ditunda ke hari Rabu, tanggal 9 Oktober 2019," ucap pengacara Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun, dalam keterangannya, Jumat (4/10/2019).


Tonin menyebutkan operasi pada Kivlan itu berkaitan dengan gangguan di kaki kirinya. Rupanya di kaki kiri Kivlan, seperti disebutkan Tonin, masih tersisa granat nanas yang melukai Kivlan pada tahun 1977 saat masih aktif menjadi tentara.

Sebenarnya sebagian besar bekas granat itu sudah dikeluarkan pada tahun itu. Namun, menurut Tonin, masih ada sisa-sisa pecahan granat nanas di kaki Kivlan yang menyebabkan gangguan.

"Sehingga ada bagian-bagian tubuhnya pada yang sudah kosong dagingnya dengan ditutup oleh kulit saja karena daging tubuh tersebut telah terbakar atau mati," kata Tonin. (idh/tor)