detikNews
2019/10/11 18:40:48 WIB

Ada 3.880 Kasus Perceraian di Kabupaten Bogor Sepanjang Januari-Agustus 2019

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ada 3.880 Kasus Perceraian di Kabupaten Bogor Sepanjang Januari-Agustus 2019 Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1A, (Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Bogor - Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1A sudah menangani 3.880 kasus perceraian sepanjang Januari sampai Agustus 2019. Kasus perceraian di Kabupaten Bogor ini mayoritas digugat dari pihak istri.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1A, Tati Sunengsih mengatakan, banyaknya istri yang menggugat cerai suaminya dikarenakan faktor ekonomi. Ekonomi yang kurang, kata Tati, berpotensi menimbulkan perselisihan dan pertengkaran terus menerus.

"Mengapa paling banyak diajukan kaum wanita? Karena masalah ekonomi. Bisa jadi laki-laki tidak mampu memberikan nafkah dan semakin tinggi tingkat kebutuhannya, lalu terjadi keributan," katanya, di Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1A, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (11/10/2019).


 Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1A, Tati Sunengsih Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1A, Tati Sunengsih Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom


Dari 3.880 kasus perceraian dari Januari sampai Agustus 2019, sebanyak 3.003 perceraian diajukan pihak istri. Sisanya, 807 perceraian, diajukan pihak suami.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com