Ada 200 Aparat Gabungan Jaga Saat Wiranto Ditusuk di Pandeglang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 11 Okt 2019 12:23 WIB
Lokasi Wiranto diserang saat akan terbang ke Jakarta dari alun-alun Menes. (Alfons/detikcom)
Serang - Menko Polhukam Wiranto diserang Syahrial Alamsyah alias Abu Rara saat akan terbang ke Jakarta dari alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Saat terjadi penusukan, ada 200 personel gabungan TNI-Polri yang berjaga.

"Kalau kekuatan personel, baik dari TNI, kepolisian, itu sudah kita hitung mulai dari lokasi tempat gedung peresmian di perjalanan sampai lokasi ada sekitar hampir 200 orang kalau kita hitung total," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi kepada wartawan di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Banten, Jumat (11/10/2019).


Selain itu, kata Edy, ada ajudan yang melekat bersama Wiranto.

Edy mengatakan kepolisian sudah melakukan langkah kesiapan pengamanan sebelum acara dimulai. Petugas sudah menyurvei lokasi, baik di Universitas Matla'ul Anwar (Unma) maupun di lapangan Menes, lokasi mendaratnya helikopter.

"Termasuk sterilisasi dari jibom (penjinak bom), ada pengamanan lintas satuan kerja Polri, mulai dari polda, brimob, polres, polsek, dibantu jajaran dan dibantu jajaran (TNI) Angkatan Udara," ujarnya.