Bom Bali II Positif Kandung TNT

Bom Bali II Positif Kandung TNT

- detikNews
Senin, 07 Nov 2005 21:39 WIB
Jakarta - Setelah melakukan penyelidikan di laboratorium forensik, Polda Bali memastikan salah satu bahan peledak pada bom Kuta 1 Oktober 2005 lalu (bom Bali II) adalah TNT. Bahan bom di Jimbaran masih diselidiki. Kepastian ini disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi AS Reniban dalam jumpa pers di Bali Tourism Board, Jalan Puputan Raya Renon, Denpasar, Senin (7/11/2005). Menurut dia, salah satu unsur bahan peledak yang terjadi di Kafe Raja's, Kuta Square adalah TNT. Sementara bahan peledak secara lengkap di lokasi ini akan disampaikan setelah pihaknya menerima hasil lengkap penyelidikan dari Tim Laboratorium Forensik. "Hasil laboratorium forensik sedang dibuat berita acaranya, khususnya yang di Kafe Raja's. Tetapi saya mengingatkan bahwa salah satu unsur yang pernah disampaikan Kapolda adalah ada unsur TNT sedangkan unsur yang lain masih menunggu berita acara dari Tim Laboratorium forensik," kata Reniban.Sementara itu, kata Reniban, bahan peledak yang terjadi di lokasi Kafe Nyoman dan Menega, Jimbaran belum terungkap secara lengkap. Untuk mengungkap bahan peledak, Polri mendapatkan bantuan dari polisi asing. "Masih di lakukan pendalaman. Proses laboratorium masih terus berjalan supaya mendapat hasil yang utuh," tegas dia. Polda Bali saat ini terus berupaya mengejar kelompok dan pelaku peledakan yang menewaskan 22 orang dan melukai ratusan orang tersebut. "Kalau bom lalu menggunakan mobil sekarang menggunakan badan. Jadi, bisa jadi kelompok itu bisa juga kelompok lain. Prioritas Polda Bali adalah siapa sih orang itu (pelaku bom bunuh diri), dari mana sih orangnya," katanya.Jumlah saksi yang diperiksa polisi memasuki satu bulan terus bertambah. Saat ini, jumlah saksi telah mencapai 791 orang, yaitu saksi untuk kafe Raja's sebanyak 281 orang, kafe Menega 268 orang, dan kafe Nyoman 242 orang.Reniban membantah bahwa salah seorang pelaku peledakan bom Bali II adalah bernama Yanto dan mengatakan bahwa polisi belum mengungkap semua identitas pelaku bom bunuh diri di Kuta dan Jimbaran. (asy/)


Berita Terkait