Wiranto Ditusuk, JK: Kelompok Radikal Masih Berkeliaran di Indonesia

Zunita Putri, Wilda - detikNews
Kamis, 10 Okt 2019 17:13 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla di RSPAD Gatot Soebroto (Wilda/detikcom)
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla (JK) menyayangkan pejabat negara bisa ditikam oleh kelompok radikal dari jarak dekat. Dia mengatakan kelompok radikal di Indonesia masih berkeliaran.

"Yang jelas bahwa di Indonesia ini kelompok yang sangat radikal itu masih ada dan itu berkeliaran," kata JK di RSPAD, Jakarta, Kamis (10/10/2019).


JK juga mengatakan pemerintah selalu mengawasi gerakan-gerakan radikal di Indonesia. Polri, TNI, hingga Badan Intelijen Negara (BIN), disebut JK, selalu memberi peringatan gejala serangan dari kelompok radikal.

"Ya kita sendiri mengetahui memang kepolisian, Densus, BIN memang selalu memperingatkan adanya gejala itu," katanya.

Sementara itu, terkait kondisi Menko Polhukam Wiranto, JK mengatakan saat ini Wiranto masih dalam penganan medis. Wiranto masih menjalani operasi untuk proses pemulihan.

"Dokter ini berpengalaman menangani operasi, insyaallah untuk penyembuhan," kata JK.


Sebelumnya, SA alias Abu Rara, pelaku penusukan Wiranto, diketahui sebagai anggota JAD Bekasi. Abu Rara sebelumnya bergabung dalam JAD Kediri.

"Bahwa dari dua pelaku ini kita sudah bisa mengidentifikasi bahwa pelaku adalah kelompok JAD Bekasi," ujar Kepala BIN Budi Gunawan.



Jokowi Jenguk Wiranto: Usut Tuntas dan Tindak Tegas Pelaku!:

[Gambas:Video 20detik]

(idn/fjp)