detikNews
Kamis 10 Oktober 2019, 13:23 WIB

Jelang Pelantikan Jokowi, BSSN Minta Masyarakat Tak Terpancing Isu Hoax

Zunita Putri - detikNews
Jelang Pelantikan Jokowi, BSSN Minta Masyarakat Tak Terpancing Isu Hoax Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah untuk mengamankan pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober mendatang. BSSN berharap masyarakat tak terprovokasi isu hoax di media sosial menjelang pelantikan.

"Dalam rangka pelantikan bapak presiden, kita kerja sama dengan stakeholder," kata Kepala BSSN Hinsa Siburian di Hotel Grandkemang, Jalan Kemang Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).


Menjelang pelantikan ini, Hinsa berharap masyarakat tak terpancing isu hoax. Dia berharap masyarakat turut bergembira atas pelantikan presiden.

"Kita harap masyarakat jangan juga terpengaruh, terpancing, dengan isu-isu yang belum jelas dan belum tentu kebenarannya," kata Hinsa.


Ketika ditanya apakah BSSN akan membatasi penggunaan internet seperti yang pernah terjadi saat kerusuhan Papua, Hinsa enggan berkomentar lebih jauh. Dia memastikan, jika situasi kondisi pelantikan presiden aman, tidak perlu ada pembatasan internet seperti yang pernah ada di Papua.

"Ya kita harap situasi... sebenarnya kan pelantikan sama dengan pesta, seperti orang mau pesta pernikahan itu kan situasi membahagiakan, atau situasi ditunggu-tunggu, kenapa kita harus pikir ada kekacauan? Kalaupun ada, segelintir orang, ya itu kan ada aparat kepolisian kita. Ada kita juga," jawab Hinsa ketika ditanya soal pembatasan internet saat pelantikan presiden.

"Tapi kita harap kita kan mau pesta tanggal 20, bersyukur kepada Tuhan. Gimana pun pemimpin itu, itu adalah kehendak Tuhan Yang Mahakuasa, itu harus diyakini," tambahnya.
(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com